Teorema apit merupakan teorema pada limit. Teorema ini juga disebut square theorem, sandwhich
theorem, dsb.
Misalkan kita mempunyai fungsi f(x) yang terdefinisi pada x=a. Terdapat juga fungsi lain g(x)
dan h(x) yang terdefinisi pada x=a. Pada ketiga fungsi juga mempunyai hubungan seperti ini:
g(x)≤f(x)≤h(x)
Hubungan seperti itu bisa juga ditulis sebagai
x→alimg(x)≤x→alimf(x)≤x→alimh(x)
Misalkan limit x→a pada fungsi g(x) adalah L1
x→alimg(x)=L1
Misalkan limit x→a pada fungsi h(x) adalah L2
x→alimh(x)=L2
Hubungan di atas bisa kita tulis lagi menjadi
L1≤x→alimf(x)≤L2
Saat L1=L2, maka kita misalkan L1=L2=L (L bilangan apapun) sehingga hubungan di atas
bisa kita dituliskan lagi menjadi
L≤x→alimf(x)≤L
Kita bisa pecah menjadi dua pertidaksamaan agar lebih mudah dibaca.
Lx→alimf(x)≤x→alimf(x)≥L(1)
x→alimf(x)≤L(2)
Pada pertidaksamaan 1, nilai limx→af(x) harus lebih besar dari atau sama dengan L. Pada
pertidaksamaan 2, nilai limx→af(x) harus lebih kecil dari atau sama dengan L. Sepertinya
tidak ada nilai limx→af(x) yang memenuhi kedua pertidaksamaan.
Jika nilai limx→af(x) lebih besar dari L, maka ini tidak memenuhi persaamaan ke-2. Jika
nilai limx→af(x) lebih kecil dari L, maka ini tidak memenuhi persaamaan ke-1. Jika nilai
limx→af(x) sama dengan L, maka ini memenuhi persamaan 1 dan 2. Jadi nilai
limx→af(x) yang mungkin hanya L.
x→alimf(x)=L
Persmaan ini bisa kita tuliskan lagi menjadi
x→alimg(x)=x→alimf(x)=x→alimh(x)