Levi Rizki Saputra Notes

Relasi

Created at . Updated at .

Relasi biner adalah hubungan elemen suatu himpunan ke elemen himpunan lain. Himpunan asal dinamakan dengan domain. Himpunan tujuan disebut dengan kodomain/range. Relasi biner dapat dituliskan dengan menggunakan himpunan pasangan terurut yang memiliki 2 elemen, elemen pertama merupakan elemen domain/asal dan elemen kedua merupakan elemen kodomain/tujuan.

Misalkan kita mempunyai relasi bernama RR. Relasi ini menghubungkan himpunan AA (domain) ke himpunan BB (kodomain) maka himpunan RR merupakan himpunan bagian dari perkalian silang AA dengan BB (RA×B\displaystyle{ R \subseteq A \times B }). Jika aa terhubung ke bb maka terdapat (a,b)(a, b) di dalam RR ((a,b)R\displaystyle{ \left( a , b \right) \in R } atau bisa dituliskan dengan aRb\displaystyle{ a \enspace R \enspace b }). Jika aa tidak terhubung ke bb maka tidak terdapat (a,b)(a, b) di dalam RR ((a,b)R\displaystyle{ \left( a , b \right) \notin R } atau bisa dituliskan a\enclosehorizontalstrikeRb\displaystyle{ a \enspace \enclose{horizontalstrike}{R} \enspace b }).

Terdapat jenis khusus dari relasi biner yaitu relasi biner yang menghubungkan elemen suatu himpunan ke elemen dirinya. Misalkan relasi biner yang menghubungkan elemen himpunan AA ke elemen himpunan AA. Relasi ini disebut sebagai relasi pada himpunan AA .

# Representasi Himpunan

# Tabel

Kolom pertama berisi elemen domain dan kolom kedua berisi elemen kodomain yang terhubung dengan elemen domain pada kolom pertama baris sama.

# Diagram Panah

# Matriks

Relasi biner RR antara AA dan BB dapat direpresentasikan sebagai matriks dengan setiap baris mewakilkan AA dan setiap kolom mewakilkan BB. Jika aRb\displaystyle{ a \enspace R \enspace b }, maka entri matriks pada baris yang diwakili aa dan kolom yang diwakili bb bernilai 1. Sedangkan jika a\enclosehorizontalstrikeRb\displaystyle{ a \enspace \enclose{horizontalstrike}{R} \enspace b }, maka entri matriks pada baris yang diwakili aa dan kolom yang diwakili bb bernilai 0.

Secara matematis matriksnya dapat dituliskan seperti berikut:

M=b1×xb2×xbm×a1a2an[m1,1m1,2m1,nm2,1m2,2m2,nmm,1mm,2mm,n]\displaystyle{ M = \left. \begin{array}{cc} & \left. \begin{array}{cccc} b _{ 1 \phantom{\times x} } & b _{ 2 \phantom{\times x} } & \ldots & b _{ m \phantom{\times} } \end{array} \right. \\ \left. \begin{array}{c} a _{ 1 } \\ a _{ 2 } \\ \vdots \\ a _{ n } \end{array} \right. & \left[ \begin{array}{cccc} m _{ 1 , 1 } & m _{ 1 , 2 } & \ldots & m _{ 1 , n } \\ m _{ 2 , 1 } & m _{ 2 , 2 } & \ldots & m _{ 2 , n } \\ \vdots & \vdots & \vdots & \vdots \\ m _{ m , 1 } & m _{ m , 2 } & \ldots & m _{ m , n } \end{array} \right] \end{array} \right. }

mi,j={1jika aiRbj0jika ai\enclosehorizontalstrikeRbj}\displaystyle{ m _{ i , j } = \left\lbrace \begin{array}{cc} 1 & \text{jika } a _{ i } \enspace R \enspace b _{ j } \\ 0 & \text{jika } a _{ i } \enspace \enclose{horizontalstrike}{R} \enspace b _{ j } \end{array} \right\rbrace }

# Graf Berarah

Relasi biner RR antara AA dan BB juga dapat direpresentasikan sebagai graf berarah. Semua elemen pada kedua himpunan digambar sebagai titik/simpul/vertex. Jika aRb\displaystyle{ a \enspace R \enspace b } maka terdapat busur/arc dari simpul aa menuju simpul bb. Sedangkan jika a\enclosehorizontalstrikeRb\displaystyle{ a \enspace \enclose{horizontalstrike}{R} \enspace b } maka tidak terdapat busur dari simpul aa menuju bb. Jika aRa\displaystyle{ a \enspace R \enspace a } maka terdapat gelang/kalang/loop di simpul aa.

# Relasi Inversi

Relasi Inversi dari Relasi R dinotasikan dengan R1\displaystyle{ R ^{ {-1 } } } . Relasi R1\displaystyle{ R ^{ {-1 } } } dapat dibentuk dengan membalik semua pasangan terurut di relasi R\displaystyle{ R }. Representasi matriks dari relasi R1\displaystyle{ R ^{ {-1 } } } merupakan transpose dari representasi matriks relasi RR. Representasi graf relasi R1\displaystyle{ R ^{ {-1 } } } merupakan graf dari relasi R\displaystyle{ R } dengan semua busur arahnya dibalik.

# Operasi Himpunan pada Relasi

Karena relasi pada dasarnya adalah himpunan maka relasi juga dapat dikenai operasi himpunan seperti irisan, gabungan, pengurangan, beda setangkup, dll.

Gabungan relasi juga dapat dituliskan sebagai operasi matriks:

MRS=MRMS\displaystyle{ M _{ R \cup S } = M _{ R } \vee M _{ S } }

Operasi \displaystyle{ \vee } (disjungsi) pada matriks akan menghasilkan matriks dengan setiap entri adalah disjungsi entri pada matriks pertama dan kedua pada posisi yang sama.

Ini juga bisa dilakukan pada irisan relasi:

MRS=MRMS\displaystyle{ M _{ R \cap S } = M _{ R } \wedge M _{ S } }

# Komposisi

Misalkan RR adalah relasi antara AA dan BB. SS adalah relasi antara BB dan CC. Komposisi relasi RR ke SS menghasilkan relasi dari AA ke CC melalui BB sebagai perantara. Komposisi relasi RR ke SS dinotasikan sebagai SR\displaystyle{ S \circ R } . Ingat urutannya dibalik karena komposisi dibaca dari kanan.

Komposisi relasi RR dan SS juga dapat dituliskan sebagai operasi perkalian matriks khusus:

MSR=MR.MS\displaystyle{ M _{ S \circ R } = M _{ R } . M _{ S } }

Operator .\displaystyle{ . } sama dengan perkalian matriks biasa. Bedangan perkalian diubah menjadi \displaystyle{ \wedge } (konjungsi) dan penjumlahan diubah menjadi \displaystyle{ \vee } (disjungsi).

Sebuah relasi dapat dikomposisikan dengan dirinya berkali-kali. Rn\displaystyle{ R ^{ n } } berarti relasi RR dikomposisikan dengan dirinya sendiri sebanyak nn kali.

Rn=RRRn kaliMRn=MR[n]\displaystyle{ \begin{aligned}R ^{ n } = \underbrace{ R \circ R \circ \ldots \circ R } _{ \displaystyle n \text{ kali} } \\ M _{ R ^{ n } } = M _{ R } ^{ \left[ n \right] }\end{aligned} }

# Sifat Relasi

# Refleksif

Suatu relasi disebut refleksif jika semua anggota himpunan berelasi dengan dirinya sendiri. Matriks relasi yang bersifat refleksif ditandai dengan semua entri di diagonal utama bernilai 1. Graf dari relasi yang bersifat refleksif ditandai dengan semua simpul memiliki gelang.

Terdapat juga sifat irrefleksif. Sifat ini merupakan kebalikan dari sifat refleksif. Suatu relasi disebut irrefleksif jika semua anggota himpunan tidak ada yang berelasi dengan dirinya sendiri. Matriks relasi yang bersifat irrefleksif ditandai denga semua entri di diagonal utama bernilai 0. Grafik dari relasi ini ditandai dengan tidak adanya simpul yang memiliki gelang.

# Setangkup

Sebuah relasi disebut setangkup/simetri jika untuk semua aa yang berelasi dengan bb maka bb juga harus berelasi dengan aa. Matriks dari relasi setangkup mempunyai sifat setangkup. Graf dari relasi setangkup ditandai dengan semua simpul yang berelasi dihubungkan oleh 2 busur yang berlawanan arah. Dengan kata lain, tidak ada 2 simpul yang hanya dihubungkan oleh satu busur searah. Namun, dua simpul boleh tidak memiliki busur sama sekali.

Relasi yang tidak memiliki relasi a\displaystyle{ a } dengan b\displaystyle{ b } (ab\displaystyle{ a \ne b }) jelas setangkup.

# Tolak-Setangkup

Sebuah relasi disebut tolak-setangkup/anti-simetri jika untuk semua aa yang berelasi dengan bb (ab\displaystyle{ a \ne b }) maka bb tidak boleh berelasi dengan aa. Dengan kata lain, untuk semua aa yang berelasi dengan bb dan bb berelasi dengan aa maka harus a=ba = b . Matriks dari relasi setangkup memiliki ciri-ciri jika mij=1\displaystyle{ m _{ i j } = 1 } maka mji=0\displaystyle{ m _{ j i } = 0 } dan jika mij=0\displaystyle{ m _{ i j } = 0 } maka mji=1\displaystyle{ m _{ j i } = 1 } dengan ij\displaystyle{ i \ne j }. Dengan kata lain, jika matriks dicerminkan oleh diagonal utama, maka seluruh entrinya berkebalikan nilai. Graf dari relasi tolak setangkup ditandai dengan semua simpul yang berelasi hanya dihubungkan oleh 1 busur saja. Dengan kata lain, tidak boleh ada 2 simpul yang dhubungkan oleh 2 busur yang berlawanan arah. Namun, 2 simpul boleh tidak memiliki busur sama sekali.

Relasi yang tidak memiliki relasi a\displaystyle{ a } dengan b\displaystyle{ b } (ab\displaystyle{ a \ne b }) jelas tolak setangkup dan setangkup. Relasi yang memiliki relasi a\displaystyle{ a } dengan b\displaystyle{ b } (dengan ab\displaystyle{ a \ne b }) maka relasi ini tidak mungkin memiliki sifat setangkup dan tolak-setangkup secara bersamaan.

# Transitif

Sebuah relasi disebut transitif jika untuk semua aa yang berelasi dengan bb dan bb berelasi dengan cc maka aa harus berelasi dengan cc. Matriks relasi transitif tidak memiliki ciri khusus. Tetapi grafik relasi transitif memiliki ciri jika terdapat busur dari aa ke bb dan bb ke cc maka busur dari aa ke cc harus ada.

Untuk menguji apakah suatu himpunan transitif kita bisa mendaftar anggota relasi yang memilki pola (a,b)\displaystyle{ \left( a , b \right) } dan (b,c)\displaystyle{ \left( b , c \right) }. Kemudian kita mencari `(a,c)(a, c)``

Relasi yang tidak memiliki aa yang berelasi dengan bb dan bb berelasi dengan cc jelas transitif.

# Klosur/Tutupan

# Klosur Refleksif

Klosur refleksif dari relasi RR adalah sebuah relasi paling minimal yang mengandung RR dan bersifat refleksif. Klosur refleksif dari relasi RR dilambangkan dengan r(R)r(R). Misalkan relasi RR adalah relasi pada himpunan AA, klosur refleksif dari R\displaystyle{ R } dapat dibuat dengan menggabungkan RR dengan relasi yang berisi aa dihubungkan dengan aa untuk semua aA\displaystyle{ a \in A }.

r(R)=R{(a,a)aA}\displaystyle{ r \left( R \right) = R \cup \left\lbrace \left( a , a \right) \mid a \in A \right\rbrace }

# Klosur Setangkup

Klosur setangkup dari relasi RR adalah sebuah relasi paling minimal yang mengandung RR dan bersifat setangkup. Klosur setangkup dari relasi RR dilambangkan dengan s(R)s(R). Klosur setangkup dari RR dapat dibentuk dengan menggabungkan RR dengan inversi dari RR.

s(R)=RR1\displaystyle{ s \left( R \right) = R \cup R ^{ {-1 } } }

# Klosur Tolak Setangkup

Klosur tolak setangkup itu tidak ada.

Misalkan kita mendefinikan klosur tolak setangkup dari relasi RR adalah sebuah relasi paling minimal yang mengandung RR dan bersifat tolak setangkup. Misalkan tidak mempunyai relasi RR yang bersifat tidak tolak-setangkup. Alasan mengapa relasi RR tidak tolak-setangkup jelaslah karena ada aa yang berelasi dengan bb, bb berelasi dengan aa dan ab\displaystyle{ a \ne b }. Untuk membuat relasi ini tolak-setangkup, kita harus menghapus relasi dari aa ke bb atau relasi dari bb ke aa. Kita menghasilkan relasi baru yang bersifat tolak-setangkup. Relasi ini jelaslah bukan klosur tolak-setangkup dari RR karena relasi ini tidak mengandung relasi RR. Ingatlah bahwa kita tadi menghapus satu elemen untuk menghasilkan relasi baru ini.

# Klosur Transitif

Klosur transitif dari relasi RR adalah sebuah relasi paling minimal yang mengandung RR dan bersifat transitif. Klosur transitif dari relasi RR dilambangkan dengan R+R+. Misalkan relasi RR adalah relasi pada himpunan AA. Untuk menentukan klosur transitif dari relasi RR maka bisa menggunakan persamaan berikut:

R+=i=1nRn\displaystyle{ \begin{aligned}R + = & \bigcup _{ i = 1 } ^{ n } R ^{ n }\end{aligned} }

atau

R+=RR1R2Rn\displaystyle{ R + = R \cup R ^{ 1 } \cup R ^{ 2 } \cup \ldots \cup R ^{ n } }

atau

MR+=MRMR1MR2MRn\displaystyle{ M _{ R + } = M _{ R } \vee M _{ R ^{ 1 } } \vee M _{ R ^{ 2 } } \vee \ldots \vee M _{ R ^{ n } } }

dengan nn adalah kardinalitas dari AA.

Kebanyakan literatur mengatakan bahwa klosur transitif dari relasi RR dilambangkan dengan RR^*. Terdapat sedikit literatur yang mengatakan bahwa R\displaystyle{ R ^{ \ast } } menyatakan klosur transitif dan refleksif dari RR.

# Relasi Setara

Relasi setara/ekivalen adalah relasi yang memiliki sifat refleksif, transitif dan setangkup. Dua buah elemen dikatakan setara jika kedua elemen terhubung.

Kelas setara/ekivalen dari a\displaystyle{ a } pada himpunan R\displaystyle{ R } dilambangkan dengan [a]\displaystyle{ \left[ a \right] } atau [a]R\displaystyle{ \left[ a \right] _{ R } }. Kelas setara dari a\displaystyle{ a } pada himpunan R\displaystyle{ R } adalah himpunan yang semua elemennya setara dengan a\displaystyle{ a } menurut relasi R\displaystyle{ R }. Jika dua elemen setara maka kelas setaranya juga sama.

Partisi kelas setara dari relasi R\displaystyle{ R } adalah partisi yang elemennya adalah semua kelas ekivalen yang mungkin dari relasi R\displaystyle{ R }.

# Relasi Pengurutan Parsial

Relasi pengurutan parsial (partial ordering relation) adalah relasi yang memilki sifat refleksif, transitif, dan tolak-setangkup. Misalkan relasi R\displaystyle{ R } pada himpunan A\displaystyle{ A } adalah relasi pengurutan parsial maka bisa dinotasikan sebagai pasangan terurut <A,R>\displaystyle{ < A , R > } (Ingat himpunan ditulis pertama baru relasinya). Pasangan terurut tadi disebut dengan partially ordered set atau poset.

Relasi juga dapat dituliskan sebagai operator komparasi misalnya \displaystyle{ \leqslant } (kurang dari), \displaystyle{ \geqslant } (lebih dari), /\displaystyle{ {/} } (habis membagi)

Terdapat operator khusus untuk relasi jenis ini yaitu =\displaystyle{ = \prec }. a=b\displaystyle{ a = \prec b } dibaca aa mendahului bb atau bb didahului aa. aa dikatakan mendahului bb jika aa dihubungkan ke bb.

Terdapat elemen minimal dan maksimal di dalam poset.

Terdapat juga elemen terkecil dan elemen terbesar di dalam poset.

Elemen minimal bisa jadi sama dengan elemen terkecil tetapi tidak selalu. Elemen maksimal bisa jadi sama dengan elemen maksimal tetapi tidak selalu.

Sebuah elemen disebut batas bawah (lower bound) dari sebuah himpunan jika elemen tersebut mendahului semua elemen pada himpunan tersebut. Batas bawah dari satu himpunan bisa berupa banyak elemen. Batas bawah terbesar (greatest lower boud) dari sebuah himpunan adalah batas bawah dari himpunan tersebut yang didahului oleh batas bawah lain. Batas bawah terbesar juga bisa saja lebih dari 1 elemen.

Sebuah elemen disebut batas atas (upper bound) dari sebuah himpunan jika elemen tersebut didahului semua elemen pada himpunan tersebut. Batas atas bisa saja lebih dari 1 elemen. Batas atas terkecil (least upper bound) dari sebuah himpunan adalah batas atas dari himpunan tersebut yang mendahului batas atas lain. Batas atas terkecil bisa jadi lebih dari 1 elemen.

# Diagram Hasse

Relasi ini dapat direpresentasikan sebagai diagram Hasse. Aturan penggambaran diagram Hasse:

# Urutan Total

Relasi pengurutan parsial RR pada himpunan AA disebut urutan total (total order) atau uruta liniar (linear order) jika untuk semua aa dan bb anggota AA maka berlaku a=b\displaystyle{ a = \prec b } atau b=a\displaystyle{ b = \prec a }. Ini berarti jika kita menggambar diagram hasse urutan total maka pada setiap level hanya ada 1 elemen. Relasi total RR pada himpunan AA bisa dinotasikan sebagai pasangan terurut (A,R)\displaystyle{ \left( A , R \right) }. Pasangan terurut ini bisa disebut sebagai himpunan terurut liniar (linearly orderer set) atau sebuah rantai (chain).

Relasi (A,)\displaystyle{ \left( A , \leqslant \right) } jelas merupakan urutan total. Karena untuk semua a\displaystyle{ a } dan bb anggota A\displaystyle{ A } maka berlaku ab\displaystyle{ a \leqslant b } atau ba\displaystyle{ b \leqslant a }. Relasi (A,)\displaystyle{ \left( A , \geqslant \right) } juga jelas merupakan urutan total.

Sedangkan untuk (P(A),)\displaystyle{ \left( P \left( A \right) , \subseteq \right) } hanya menjadi urutan total jika A\displaystyle{ A } memiliki kardinalitas 1. Karena saat kardinalitas A\displaystyle{ A } adalah 1 maka P(A)={{},{a1}}\displaystyle{ P \left( A \right) = \left\lbrace \left\lbrace \right\rbrace , \left\lbrace a _{ 1 } \right\rbrace \right\rbrace } dan berlaku {}{a1}\displaystyle{ \left\lbrace \right\rbrace \subseteq \left\lbrace a _{ 1 } \right\rbrace }. Jika A\displaystyle{ A } memilki kardinalitas lebih dari 1, maka akan terdapat elemen {a1}\displaystyle{ \left\lbrace a _{ 1 } \right\rbrace } dan {a2}\displaystyle{ \left\lbrace a _{ 2 } \right\rbrace } yang mana {a1}⊈{a2}\displaystyle{ \left\lbrace a _{ 1 } \right\rbrace \not\subseteq \left\lbrace a _{ 2 } \right\rbrace } dan {a2}⊈{a1}\displaystyle{ \left\lbrace a _{ 2 } \right\rbrace \not\subseteq \left\lbrace a _{ 1 } \right\rbrace }

# Relasi n-ary

Relasi n-ary adalah relasi antara nn himpunan. nn disebut juga derajat. Jika derajanya 2 maka disebut dengan relasi biner. Misalkan kita mempunyai relasi RR berderajat nn yang merelasikan himpunan A1,A2,,An\displaystyle{ A _{ 1 } , A _{ 2 } , \ldots , A _{ n } } maka RR merupakan himpunan bagian dari A1×A2××An\displaystyle{ A _{ 1 } \times A _{ 2 } \times \ldots \times A _{ n } }.

Berikut adalah operasi pada relasi n-ary: