Teorema ini juga disebut dengan Teorema Euler atau Teorema Total Euler.
Jika a dan n adalah bilangan yang koprima maka berlaku:
aφ(n)≡1(modn)
φ(n) adalah fungsi phi Euler atau disebut juga sebagai Euler totien function.
Fungsi Phi Euler
Fungsi ini menghitung jumlah bilangan sebelum bilangan masukan yang koprima dengan bilangan masukan.
Fungsi ini memiliki sifat seperti berikut:
- φ(1)=1
- φ(2)=1
- φ(p)=p−1 untuk p bilangan prima
- φ(mn)=φ(m)φ(n) jika FPB m dan n adalah 1 (m dan n koprima).
Berikut adalah nilai fungsi ini dari 1 sampai 10:
| n |
φ(n) |
| 1 |
1 |
| 2 |
1 |
| 3 |
2 |
| 4 |
2 |
| 5 |
4 |
| 6 |
2 |
| 7 |
6 |
| 8 |
4 |
| 9 |
6 |
| 10 |
4 |
Secara umum, untuk menghitung nilai dari fungsi ini kita dapat menggunakan sifat seperti berikut:
Semua bilangan dapat kita tuliskan sebagai perkalian bilangan prima penyusunnya.
n=(p1)k1(p2)k2…(pr)kr
p1,p2,…,pr adalah bilangan prima.
Maka nilai fungsi phi Euler untuk n adalah:
φ(n)=n(1−p11)(1−p21)…(1−pr1)
Contoh penggunaanya menghitung nilai φ(18).
18=2×32
φ(18)=18(1−21)(1−31)=182132=6
Contoh menghitung nilai φ(1000)
1000=103=(2×5)3=2253
φ(1000)=1000(1−21)(1−51)=10002154=100052=400