Levi Rizki Saputra Notes

Listrik Dinamis

Created at . Updated at .

Listrik dinamis adalah ilmu fisika yang mempelajari listrik yang mengalir (dinamis).

# Arus

Arus adalah jumlah muatan/arus listrik yang mengalir setiap satuan waktu.

I=QtI = \frac{Q}{t}

Q = muatan listrik (Columb)
t = waktu (detik)

Satuan dari arus adalah Ampere. Arus diukur dengan menggunakan Amperemeter. 1 Ampere berarti 1 Columub muatan listrik mengalir tiap 1 detik.

Arus juga bisa dirumuskan berdasarkan jumlah elektron yang mengalir.

Q=neqetQ = \frac{n_eq_e}{t}

n_e = jumlah elektron yang mengalir
q_e = muatan listrik dalam 1 elektron = 1,602×1019C1,602 \times 10^-19 \operatorname{C}

# Tegangan

Tegangan juga disebut sebagai beda potensial. Tegangan adalah jumlah energi yang di bawa oleh 1 Coulumb muatan listrik.

V=WQV = \frac{W}{Q}

Satuan dari tegangan adalah Volt. Tegangan diukur menggunakan Voltmeter.

# Hukum Ohm

Hukum Ohm menyatakan bahwa:

Arus listrik yang mengalir sebanding dengan tegangan dan berbanding terbalik dengan hambatan

I=VRI = \frac{V}{R}

Satuan dari hambatan adalah Ohm/Ω\Omega (Omega besar). Hambatan diukur dengan Ohmmeter.

# Rangkaian Listrik

# Rangkaian Listrik Seri (Sejajar)

Energi pada tiap elektron berkurang saat melewati komponen listrik. Energi tiap elektron sebanding dengan energi tiap muatan listrik. Energi tiap muatan listrik berkurang saat melewati komponen listrik. Energi pada muatan listrik terbagi ke komponen-komponen listrik.

V=V1+V2+V = V_1 + V_2 + \ldots

Jumlah elektron yang mengalir tetap sama setelah melewati komponen. Jumlah elektron yang mengalit sebanding dengan muatan yang mengalir (Arus). Muatan listrik yang mengalit tetap sama setelah melewati komponen.

I=I1=I2=I = I_1 = I_2 = \ldots

Hambatan pengganti rangkaian:

R=VI=V1+V2+I=V1I+V2I+=V1I1+V2I2+R=R1+R2+\begin{align*} R & =\frac{V}{I}\\ & =\frac{V_{1}+V_{2}+\dots}{I}\\ & =\frac{V_{1}}{I}+\frac{V_{2}}{I}+\dots\\ & =\frac{V_{1}}{I_{1}}+\frac{V_{2}}{I_{2}}+\ldots\\ R & =R_{1}+R_{2}+\ldots\\ \end{align*}

# Rangkaian Listrik Paralel (bertingkat)

Jumlah elektron yang mengalir terbagi ke cabang-cabanya.

I=I1+I2+I = I_1 + I_2 + \ldots

Energi yang dibawa elektron (tegangan) setelah melewati cabang tidak berubah.

V=V1=V2=V = V_1 = V_2 = \ldots

Hambatan pengganti rangkaian:

R=VIR=VI1+I2+1R=I1+I2+V1R=I1V+I2V+1R=I1V1+I2V2+1R=1R1+1R2+\begin{align*} R & =\frac{V}{I}\\ R & =\frac{V}{I_{1}+I_{2}+\ldots}\\ \frac{1}{R} & =\frac{I_{1}+I_{2}+\ldots}{V}\\ \frac{1}{R} & =\frac{I_{1}}{V}+\frac{I_{2}}{V}+\ldots\\ \frac{1}{R} & =\frac{I_{1}}{V_{1}}+\frac{I_{2}}{V_{2}}+\ldots\\ \frac{1}{R} & =\frac{1}{R_{1}}+\frac{1}{R_{2}}+\ldots \end{align*}

# Hambatan Shunt

Hambatan ini digunakan untuk memperbesar batas arus pada amperemeter.

# Usaha

I=QtQ=ItV=WQW=QV=ItV=VIt\begin{align*} I & =\frac{Q}{t}\\ Q & =It\\ V & =\frac{W}{Q}\\ W & =QV\\ & =ItV\\ & =VIt\\ \end{align*}

I=VRW=VIt=VVRt=V2tR\begin{align*} I & =\frac{V}{R}\\ W & =VIt\\ & =V\frac{V}{R}t\\ & =\frac{V^{2}t}{R} \end{align*}

V=IRW=VIt=IRIt=I2Rt\begin{align*} V & =IR\\ W & =VIt\\ & =IRIt\\ & =I^{2}Rt \end{align*}

# Daya

P=Wt=VItt=VIP=Wt=I2Rtt=I2R\begin{align*} P & =\frac{W}{t}\\ & =\frac{VIt}{t}\\ & =VI\\ P & =\frac{W}{t}\\ & =\frac{I^{2}Rt}{t}\\ & =I^{2}R \end{align*}